Berita & Artikel

manah liang
Facebook
LinkedIn
WhatsApp
Threads

Dari Banjar Hingga Pelaku Usaha: Direktur Asta Manah Liang Kupas Tuntas Solusi Mandiri Sampah di RRI Denpasar

Dinamika pengelolaan sampah di Bali belakangan ini, terutama dengan berbagai tantangan operasional di TPA Suwung, menuntut solusi nyata yang bisa diaplikasikan dari tingkat akar rumput hingga korporasi. Menjawab panggilan untuk terus mengedukasi masyarakat, Direktur Asta Manah Liang, I Putu Gede Indra P., S.H., M.Pd., baru-baru ini hadir sebagai pembicara utama dalam program dialog nasional di RRI Pro 1 Denpasar.

Mengudara pada Sabtu, 6 Juni 2026, Bapak I Putu Gede Indra menjadi narasumber dalam program khusus “GREEN RADIO”. Dipandu oleh host Fitri Marlinda, dialog yang disiarkan langsung melalui frekuensi FM 105.2 MHz dan platform RRI Digital ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan kondisi Bali saat ini: “Membangun Lingkungan Mandiri Sampah: dari Banjar hingga Pelaku Usaha.”

Sinergi Kearifan Lokal dan Inovasi Modern

Dalam perbincangan yang hangat dan mendalam selama hampir satu jam tersebut, ditekankan bahwa pengelolaan limbah bukan lagi sekadar membuang pada tempatnya, melainkan bagaimana kita mengolahnya dari sumber. Banjar, sebagai pusat komunitas di Bali, memiliki kekuatan komunal yang luar biasa untuk memulai gerakan pemilahan sampah organik dan anorganik.

Namun, beban ini tidak bisa hanya dititikberatkan pada rumah tangga. Para pelaku usaha, mulai dari sektor pariwisata hingga industri komersial, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan limbah bisnis mereka tidak membebani tempat pembuangan akhir.

Di sinilah Asta Manah Liang mengambil peran strategis sebagai fasilitator dan eksekutor. Bapak I Putu Gede Indra memaparkan bagaimana pendekatan hulu ke hilir menjadi kunci keberhasilan. Hal ini tidak hanya sebatas edukasi, tetapi pengimplementasian teknologi pengolahan sampah organik seperti vermicomposting dan pemanfaatan mesin komposter khusus yang efisien.

Membawa Transparansi dalam Pengelolaan Limbah

Bagi para pelaku B2B dan komunitas, keberlanjutan (sustainability) kini menjadi standar baru. Asta Manah Liang memahami bahwa pelaku usaha membutuhkan kepastian bahwa limbah yang mereka hasilkan dikelola dengan benar. Oleh karena itu, inovasi melalui aplikasi monitoring digital juga menjadi bagian integral dari layanan Asta Manah Liang, memastikan setiap proses pengolahan dapat dilacak secara transparan dan akuntabel.

Melalui siaran di RRI Pro 1 Denpasar yang mengusung semangat “Bangga Melayani Bangsa” dan nilai BerAKHLAK ini, Asta Manah Liang berharap pesan kemandirian sampah dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Mengintegrasikan teknologi efisiensi tinggi dengan hasil yang berpusat pada manusia (human-powered result) adalah jalan terbaik untuk mewujudkan ekosistem Bali yang lebih bersih dan asri.

Mari Mulai Langkah Mandiri Sampah Anda!

Keberhasilan membangun lingkungan mandiri sampah dimulai dari keputusan hari ini. Apakah Anda perwakilan banjar yang ingin memberdayakan lingkungan, atau pelaku usaha yang sedang mencari mitra pengelolaan limbah yang profesional dan transparan?.

Berita Lainnya